Perumda Parkir Perkuat Kolaborasi dengan Kecamatan untuk Tingkatkan PAD Kota Makassar

Posted by

PD Parkir Makassar Raya

MAKASSAR, metrotimur.com – Upaya penataan sistem perparkiran yang lebih tertib dan legal terus digencarkan oleh Perumda Parkir Makassar Raya. Langkah strategis ini dilakukan melalui rangkaian roadshow sosialisasi dan rapat koordinasi yang kali ini menyambangi Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Rappocini, Senin (8/6/2026).

Kegiatan berlangsung hangat dan konstruktif, dihadiri langsung oleh Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Adi Rasyid Ali, Direktur Operasional Andi Ryan Adrianto, beserta jajaran direksi, dewan pengawas, dan kepala seksi. Turut hadir pula Sekretaris Kecamatan Mamajang, Sekretaris Kecamatan Rappocini, para lurah, serta perwakilan perangkat kelurahan di kedua wilayah tersebut.

Sinergi Lintas Wilayah untuk Tekan Parkir Liar

Dalam kesempatannya, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan wujud komitmen mempererat hubungan kerja antara pihaknya dengan pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan. Kolaborasi ini dinilai sangat krusial untuk menata perparkiran sekaligus memberantas praktik parkir liar yang masih meresahkan masyarakat.

“Kami melihat antusiasme yang sangat besar dari pihak kecamatan dan kelurahan. Banyak kendala di lapangan yang memang membutuhkan kerja sama yang erat. Sinergi ini sangat penting untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah dari sektor parkir,” ujar Andi Ryan.

Ia mengakui bahwa di kedua kecamatan yang dikunjungi, masih ditemukan ketidaksesuaian antara data titik parkir resmi dengan kondisi riil di lapangan. Keberadaan juru parkir tanpa legalitas masih kerap ditemukan di ruas-ruas jalan maupun kawasan badan usaha.

“Di Rappocini masih banyak ditemukan juru parkir liar yang melakukan pungutan tanpa izin jelas. Begitu juga di wilayah Mamajang, ada beberapa titik yang menjadi perhatian khusus kami,” tambahnya.

Target Pemetaan Selesai dalam Pekan Ini

Untuk menjawab tantangan tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya tengah mengintensifkan survei dan pemetaan wilayah secara menyeluruh di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Andi Ryan memaparkan bahwa tahap pengumpulan data dan identifikasi masalah ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Dalam pekan ini kami menargetkan penyelesaian survei dan pemetaan persoalan parkir di seluruh kecamatan. Setelah roadshow selesai, kami akan menggelar rapat teknis lanjutan untuk membahas langkah-langkah konkret penataan dan penertiban,” jelasnya.

Apresiasi Kecamatan dan Fokus Pemberdayaan Lokal

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Rappocini, Andi Zulfadli, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Perumda Parkir. Ia menilai keterlibatan pemerintah wilayah sejak dini sangat membantu efektivitas program di lapangan, termasuk dalam hal rekrutmen juru parkir resmi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang melibatkan kecamatan dan kelurahan. Salah satu poin penting adalah syarat juru parkir harus berdomisili di wilayah setempat, sehingga pemberdayaan masyarakat lokal bisa berjalan maksimal,” ujar Andi Zulfadli.

Dikatakannya, kawasan Rappocini memang memiliki aktivitas ekonomi yang tinggi, sehingga rawan menjadi lokasi parkir liar, terutama di koridor Jalan Rappocini Raya, Hertasning, Aeropala, hingga Andi Djemma. Oleh karena itu, pengawasan akan diperketat dengan memanfaatkan juga saluran pengaduan masyarakat seperti WhatsApp Lontara+.

 Wujudkan Parkir Tertib demi Optimalisasi PAD

Melalui serangkaian kegiatan koordinasi ini, Perumda Parkir Makassar Raya berharap dapat tercipta kesamaan persepsi di antara seluruh pemangku kepentingan. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan sistem perparkiran yang tertib, legal, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memberikan kontribusi yang optimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *