RP Pertanyakan Rincian Anggaran, Erwin Haiya: Kami Sudah Serahkan Secara Resmi

Posted by

Makassar, metrotimur.com – Fraksi Golkar DPRD Kota Makassar memberikan pembelaan terhadap sikap Ketua DPRD Makassar yang belum menyetujui rapat paripurna DPRD Makassar.

Menurut Ketua Komisi C Rahman Pina dalam rilisnya bahwa langkah yang diambil oleh Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta untuk tidak tanda tangan Itu sudah benar.

“Kesepakatan di Bamus, paripurna digelar jam 15.00 wita apabila seluruh masalah tuntas di badan anggaran. Tapi nyatanya hasil voting menyetujui kenaikan gaji kontrak sebesar Rp 1 juta, begitu juga insentif LPM menjadi Rp1 juta dan insentif imam kelurahan Rp 1 juta. Tapi kan belum ada rincian yang disepakati, dari mana sumber anggarannya, berapa besar keseluruhan? Ini harus dise
pakati, ” kata Rahman Pina.

Menanggapi pernyataan Ketua Komisi C , Kepala BPKA Kota Makassar, Erwin Haiya saat dikonfirmasi terkait sumber anggaran dan rinciannya mengatakan, sesuai dengan hasil rapat semua menyepakati keputusan kenaikan gaji ketiga item tersebut. Mengenai sumber anggaranya sudah dirincikan secara detail dan sudah di serahkan secara resmi.

“Jadi sumber dananya sudah jelas dari mana dan sudah dibuatkan rinciannya dan sudah disampaikan secara resmi termasuk saya juga sudah tanda tangani, dan saya serahkan sore tadi, ” jelas Erwin Haiya.

Erwin Haiya menegaskan, jadi apa yang dikatakan soal darimana sumber anggarannya dan rinciannya bisa dikonfirmasi ke Sekwan, apa sudah diserahkan atau belum termasuk rincian dan sumber dananya.

“Silahkan dikonfirmasi ke Sekwan biar lebih jelas yang mana yang belum kami penuhi, ” kata Erwin Haiya.

Terkait tertundanya paripurna , Erwin Haiya juga tidak memahami apa yang menjadi kendalanya, karena sumber anggaran dan rinciannya sudah kita serahkan secara resmi sesuai dengan kesepakatan rapat, bahkan tiga pimpinan DPRD sudah ikut menandatangani, tutup Erwin Haiya.

Sementara itu Ketua Fraksi PDIP Meskah Raiymond sangat menyayangkan sikap Ketua DPRD Farouk M Betta yang menunda rapat paripurna yang seharusnya sudah dilakukan hari ini. Padahal menurut Mesakh Raiymond ini untuk kepentingan rakyat,  Kata Mesakh.

Bahkan melalui Via telpon mengatakan bahwa sampai jam 24.00 Wita para anggota Dewan masih menunggu keputusan Ketua DPRD Farouk M Betta.

“Kita akan tetap bertahan digedung DPRD sampai pukul 24.00 wita untuk menunggu sikap Ketua DPRD Farouk M Betta, ” kata Mesakh. (Ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *