Sukseskan Vaksinasi 100.1.100, Indira Jusuf Ismail: Kita Jadikan Siswa Kita Sebagai Duta Vaksin

Posted by

MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Didampingi oleh Sekdis Pendidikan, Amalia Malik, Ketua TP PKK kota Makassar, Indira Jusuf Ismail tekankan sekolah Negeri harus bersaing dengan sekolah Swasta.

Hal itu disampaikan saat meninjau vaksinasi siswa SMP di Kecamatan Manggala. Istri Wali Kota Danny Pomanto ini mengatakan, bahwa siswa SMP Negeri harus bersaing dengan sekolah SMP Swasta, baik dari fasilitas belajarnya maupun pada kemampuan kecerdasan siswanya.

“Tidak ada bedanya, fasilitas yang disiapkan itu sama, mata pelajaran sama, sisa bagaimana pihak Sekolah Negeri dalam hal ini guru bisa memandu siswanya untuk bisa lebih baik lagi. Siswa kita harus bersaing dalam wilayah yang positif, kita tidak mau adalagi kesan bahwa ini sekolah unggulan atau sekolah pavorit, ” kata Indira Jusuf Ismail, selasa (28/9/2021).

Justru yang harus kita ciptakan dalam dunia pendidikan kita di Makassar adalah siswa unggulan dari sekolah manapun. Meskipun fasilitas gedung dan peralatan sekolah juga menjadi skala proritas untuk kita penuhi.

“Mereka (siswa) itu adalah generasi masa depan kita semua,mereka harus lebih maju dari apa yang kita rasakan saat ini. Dunia pendidikan harus terus jadi perhatian. Oleh karena itu melalui giat vaksinasi siswa SMPN ini menjadi moment bagi dunia pendidikan untuk lebih baik lagi dalam melahirkan generasi yang sehat dan Cerdas, ” terang Indira Jusuf Ismail.

Jika perlu tambah Indira, pada Giat Vaksinasi Siswa ini kita bisa mengajak siswa – siswa kita untuk menjadi pemicu untuk mengajak sanak keluarganya, tetangganya atau orang dikenalnya untuk mensukseskan program vaksinasi 100.1.100 yang akan dilaksanakan di tingkat Kecamatan dan Kelurahan.

“Kalau perlu kita ciptakan siswa kita sebagai Duta Vaksin dalam menyukseskan pemutusan mata rantai penyebaran covid 19, ” kata Indira.

Yang terakhir, mari kita tetap menjaga kepatuhan kita terhadap penerapan prokes, kemudian turunnya level 4 ke level 2 ini tidak juga kemudian kita harus berjumawa, “Tetap jaga prokes dan saling mengingatkan, karena virus itu akan datang setiap saat tanpa kita ketahui, ” tutup Indira. (ri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *