MAKASSAR, METROTIMUR.COM – Plt Dinas Sosial Kota Makassar, Iskandar Lewa mengajak seluruh jajarannya untuk lebih meningkatkan lagi kinerjanya dan mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terkait sosial masyarakat.
“Kami seluruh jajaran Dinas Sosial Makassar, mengucapkan selamat tahun baru 2019, semoga tahun 2019, kepedulian terhadap sosial lingkungan kita bisa baik lagi, ” ucap Iskandar Lewa, Plt Kadis Sosisal Kota Makassar, selasa (1/1/19).
Harapan Iskandar Lewa di tahun baru 2019 ini, seluruh jajaranya bisa lebih baik lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, khususnya sektor sosial masyarakat.
Sangat penting kata Iskandar Lewa, mengingat Kota Makassar merupakan sumbu perekonomian di Indonsia Timur. Pertumbuhan penduduk Makassar juga semakin meningkat. Kota Makassar juga menjadi magnit bagi kaum urban untuk masuk berbaur dan saling beradu speed untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan kondisi itulah Dinas Sosial kemudian harus siap beradaptasi dengan situasi tersebut dengab saling bergandengan tangan dengan semua pihak dalam mengontrol kehidupan sosial masyarakat, kata Iskandar Lewa.
Pergantian tahun yang mempengaruhi perubahan pola hidup masyarakat juga di sektor sosial masyarakat akan terkoneksi pada tanggung jawab Dinas Sosial dalam mengontrol pola hidup masyarakat, baik dalam sektor sosial kelayakan hidup (miskin) dan pencegahan pertumbuhan para pencari rezeki di ruas jalan yang ada di Kota Makassar, ataupun para pekerja diruang privat yang berstatus sebagai tuna susila ataupun jenis kaum waria.
“Pergantian tahun ini bisa saja mempengaruhi pola hidup masyarakat kalangan menengah kebawah, percepatan keinginan masyarakat berdasarkan kemampuanya hidup layaknya juga akan mengikuti zaman dan ketika kita tidak bisa lebih peduli lagi, bisa saja berdampak negatif, ditambah lagi tingginya kaum urban para pencari rezeki di Kota Makassar dengan cara menjadi Gepeng ataupun berkedok sebagai anak jalanan karena keinginan masyarakat cepat yang tidak mampu mengimbangi speed kebutuhan zaman, disanalah pola hidup masyarakt bisa berubah dan akan berpacu mencari rezeki dengan harus berbenturan dengan tugas dan fungsi Dinas Sosial itu sendiri, ” terang Iskandar Lewa.
Hadirnya Dinas Sosial sebagai penanggung jawab dalam sosial kontrol yang diberi tugas untuk mengawal itu, bukan berarti sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinsos itu sendiri, kata Iskandar Lewa, perimbangan dengan membangun kepedulian sosial itu lebih baik lagi sangat penting, semua bisa terlibat dalam bentuk peduli.
“Masyarakat punya ruang yang sangat luas dalam membangun koordinasi dengan pemerintah, khususnya bagi para pengusaha ataupun para penyedia lapangan kerja, jadi semua pihak bisa masuk sebagai bentuk peduli, ” ungkap Iskandar Lewa.
Lanjut, untuk masyarakat umum, peran pentingnya adalah memanfaatkan seluruh program kerakyatan yang dicanangkan oleh Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, seperti program yang bisa menghasilkan nilai ekonomi yang berbasis lorong. Nah, ketika kepedulian itu dijalankan bersama – sama tanpa mengurangi fungsi atau tanggung jawab Dinsos sendiri, maka percepatan pengentasan kemiskinan, intervensi terhadap pertumbuhan Gepeng, Anjal dan para kaum berstatus tuna susila bisa kita tekan.
Dinas Sosial sendiri pada awal tahun ini, akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh SKPD terkait dalam mewujudkan Makassar Dua Kali Tambah Baik dalam sektor sosial masyarakat. Di sana nanti kita akan melakukan komunikasi – komunikanasi dalam mengoneksikan semua program pro rakyat untuk mengintervensi pola hidup masyarakat yang negatif menjadi positif dan mengawal sampai menjadi masyarakat yang berwibawa dan berkehidupan layak berdasarkan perintah UU 45.
“Kita akan segera berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait. Kemudian untuk Dinsos Makassar, kami terus melukakan validasi data yang ada. Sekali lagi selamat tahun baru 2019 dan saya mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli lagi terhadap sosial masyarakat, guna Mewujudkan Makassar Dua Kali Tambah Baik, ” tutup Iskandar Lewa. (Ri).




Tinggalkan Balasan