Makassar, metrotimur.com –
Inspektorat Kota Makassar melakukan verifiaksi data fasum fasos sebanyak 491 pengembang yang menjadi temuan BPK.
Kepala Inspektorat, Zainal Ibrahim, yang juga ditunjuk oleh Walikota Makassar , Ir. Moh. Ramdhan Pomanto sebagai Ketua Tim verifikasi data fasum fasos , kemarin Kamis sore (5/10/17) diruang rapat Sipakelebbi menyampaikan hasil verifikasi data fasum fasos. Dari 491 fasum fasos yang menjadi temuan BPK, sudah ada sekitar 61 titik fasum fasos yang sudah terverifikasi.
“Selama menjelang satu bulan ini , tim fakta pencari Fasum Fasos sudah menemukan 61 titik fasum fasos yang ada di Kota Makassar, diantaranya ada yang beralih fungsi dan ada juga yang dalam penguasaan oknum – oknum tertentu, ” Kata Zainal Ibrahim didepan anggota Tim Terpadu.

Pembuktian verifikasi tersebut, tim fakta dari inspektorat juga menampilkan melalui layar slide yang beirisikan fakta titik dan kondisi lapangan dan keterangan berdasarkan fakta dan disandingkan dengan geoogle Eart.
“Kami dari tim fakta juga dalam melakukan pencarian fakta dan verifikasi data, memang sejumlah lahan fasum fasos (siteplan) itu banyak yang sudah beralih fungsi, misalnya peruntukan taman jadi bangunan pribadi, Akses jalan juga ada beberapa yang beralih fungsi, ” Terang Zainal Ibrahim.
Adapun yang menjadi temuan dilapangan, selain data , Tim Fakta dari Inspektorat Makassar juga menyandingkan dengan keterangan warga disekitar.
“Penguatan dari data, kita juga menyandingkan dengan keterangan warga disekitarnya, alhasil dari sandingan keterangan dari warga tersebut menuai hasil, pasalnya warga mengetahui persis kronologi dan status lahannya, ” Ungkap Zainal Ibrahim.
Olehnya kata Zainal Ibrahim, dari temuan – temuan fakta dilapangan , kami juga membagi zona pembahasan, ada zona Merah, hijau dan kuning. Langkah selanjutnya untuk menentukan hasil verifikasi, kita akan lakukan rapat terbatas dengan Tim Terpadu, untuk mengambil langkah yang tentunya mengacu kepada regulasi yang ada, Kata Zainal Ibrahim.
Sekadar diketahui dari 491 data pengembang yang menjadi temuan BPK, Pemkot Makassar kemudian menerima kembali data tersebut untuk dilakukan verifikasi ulang, tahap verifikasi pertama yang dilakukan oleh inspektorat dari 491 data pengembang baru 61 titik, selanjutnya Tim pencari fakta terus melakukan verifikasi sampai tembus sesuai dengan jumlah fasum fasos yang ada di 491 pengembang tersebut.
Untuk sementara dari 61 titik tersebut berasal dari Wilayah Kec.Biringkanaya, Kec.Manggala, Kec.Tamalanrea, Ke.Panakukang , termasuk yang ada di sekitar Jalan Andi P. Pettarani dan Jl.Sultan Aluddin Makassar. (Ron).




Tinggalkan Balasan