Verifikasi JKN- KIS PBI di Anjungan Losari Berefek, Dinsos Makassar Berhasil Temukan Ratusan Data Ganda

Posted by

MAKASSAR, METROTIMUR.COM  – Inisiatif Dinsos Makassar melakukan verifikasi data dan pendataan program JKN – KIS PBI APBD yang dilaksanakan di Anjungan Pantaoli Losari, pagi tadi, ahad (17/2/19), selain mendapat apresiasi dari masyarakat, Dinso Makassar berhasil menemukan data ganda dan kesalahan administrasi Kartu Indonesia Sehat (KIS)

Hasil verifikasi data Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang digelar oleh Dinsos Makassar di Anjungan Pantai losari, sebanyak 364 embar pemilik Kartu KIS yang terdaftar di Kelurahan Kampung Buyang Kecamatan Mariso yang cacat administrasi yang tidak jelas indentitas pemiliknya dikembalikan ke Kantor Dinsos Makassar.

“Alhamdulillah, giat verifikasi data KIS di Anjungan tadi pagi menuai hasil dan sangat berefek dimana 364 kartu KIS dikembalikan ke Dinsos oleh salah seorang Ketua RW dari Kel. Kampung Buyang Mariso, kita tunggu hasil lengkapnya setelah kita verifikasi secara menyeluruh,” ungkap Iskandar Lewa.

Berikut Video temuan Data KIS Ganda:

Ini membuktikan kata Iskandar Lewa, bahwa upaya verifikasi data ini membenarkan bahwa carut marutnya data pada tahun 2015 tersebut itu ada faktanya, itu kita temukan setelah giat pagi tadi di Anjungan Losari, “Artinya jika kita tidak bersegera lakukan verifikasi dan validasi data, maka bisa dipastikan, selain terus menjadi beban APBD datanya pun pasti tidak akan pernah tepat sasaran, itu efek di Anjungan Losari, ” kata Iskandar Lewa.

Hal itu dibenarkan oleh Sirajuddin Dg. Naba, Ketua RW di Kampung Buyang Kecamatan Mariso, Ia mengatakan bahwa verifikasi yang dilakukan oleh Dinsos Makassar membuktikan bahwa banyak data ganda yang ditemukan.

“Jadi terjawab langkah Dinsos, faktanya setelah kita verifikasi, saya dan RT menemukan data KIS yang ganda, dan dari data ganda dan tidak jelas alamatnya pemilikanya, sebagian kartu ganda itu memang warga Kampung Buyang, 364 data ganda kita kembalikan ke Dinsos Makassar untuk di validasi kembali, ” ungkap Sirajuddin Dg. Naba. (Ri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *